KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan ridho-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah PKM-GT “Upaya Meningkatkan Usaha Kecil dan Menengah dalam Menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015 Mendatang” ini sesuai dengan waktu yang telah di berikan kepada penulis.Makalah ini di disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan nilai Pengantar Ekonomi Pembangunan. Sehubungan dengan tersusunnya makalah ini penulis menyampaikan terima kasih kepada Bapak Andri Wijanarko, SE, ME selaku dosen pengampu mata kuliah Pengantar Ekonomi Pembangunan dan orang tua tercinta yang selalu memberikan semangat untuk study penulis.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih terdapat kekurangan dan kelemahan, maka penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun yang dapat membuat makalah ini menjadi lebih baik sehingga bisa menjadi acuan dalam penyusunan makalah selanjutnya.
Bangkalan, 04 November 2014
Penyusun
Arta N Sianipar
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.. 1DAFTAR ISI 2
BAB I 3
PENDAHULUAN.. 3
Latar Belakang Masalah. 3
Tujuan dan Manfaat 4
BAB II 5
REKOMENDASI 5
Usaha Kecil Menengah di Indonesia. 5
Solusi Terdahulu. 5
Solusi yang Direkomendasikan. 6
Pihak-pihak yang Terkait 7
Langkah- langkah Strategi Implementasi 7
BAB III 9
KESIMPULAN.. 9
Gagasan yang Diajukan. 9
Teknik Implementasi 9
Prediksi Hasil 9
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Persaingan di dunia bisnis di era globalisasi saat ini semakin tinggi, mengingat pasar bebas ASEAN tahun 2015 mendatang. Persaingan Indonesia dengan negara-negara ASEAN seperti, Brunei, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja menjadi semakin ketat. Persaingan tersebut terjadi di berbagai bidang sehingga Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan alternatif mengantisipasi terjadinya pengangguran di Indonesia.Usaha Kecil dan Menengah diperlukan untuk persiapan menghadapi pasar bebas ASEAN 2015 juga menjadi jalan yang dipilih oleh para pengusaha sebagai alternatif kegiatan produktif dan membantu mengurangi jumlah pengangguran serta berkontribusi besar pada pendapatan negara. Oleh sebab itu, pembangunan dunia industri lebih ditunjukan untuk mengatasi masalah nasional seperti, tingginya jumlah pengangguran di Indonesia yang mencapai 7,39 juta jiwa dan kemiskinan mencapai 28,07 juta jiwa, menurunnya pendapatan rakyat dan pertumbuhan ekonomi, melambatnya kegiatan ekspor, rendahnya tingkat pendidikan, dan penguasan teknologi. pasar bebas ASEAN menyebabkan batas-batas wilayah perekonomian suatu negara menjadi semakin luas, hal tersebut mengakibatkan timbulnya tantangan-tantangan baru dalam usaha kecil dan menengah. Tantangan yang datang tidak hanya berasal dari tantangan lokal ataupun dalam negri seperti tantangan antar perusahaan-perusahaan dalam negeri, tetapi tantangan berasal dari luar negeri. Tantangan yang tinggi akan meningkatkan daya saing yang tinggi pula antar pelaku usaha yang satu dengan pelaku usaha yang lain.
Usaha Kecil dan Menengah menjadi salah satu bagian yang terpenting karena UKM membantu memajukan perekonomian suatu negara, menurut data Biro Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2007 total nilai Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia mencapai Rp. 3.957,4 triliun artinya dari jumlah tersebut UKM memberi kontribusi sebesar Rp. 2.212,3 triliun atau 53,6% dari total PDB indonesia. Jumlah usaha kecil dan menengah akan bertambah dari tahun ke tahun, karena dijaman globalisasi seperti saat ini sudah semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan mempelajari kiat-kiat bisnis walaupun dimulai dari sebuah usaha kecil. Dengan kata lain apabila jumlah UKM akan terus bertahan dari tahun ke tahun, maka kontribusi yang diberikan UKM juga akan bertambah besar untuk memajukan perekonomian indonesia. Usaha kecil dan menengah ini di anggap akan lebih bertahan lama pertumbuhannya, karena pelaku usaha mendapatkan modal sebagian besar dari uang pelaku usaha itu sendiri, pinjaman bank, dan lain sebagainya.
Permasalah yang dihadapi usaha kecil dan menengah antara lain kurangnya permodalan, kesulitan dalam pemasaran, struktur organisasi sederhana dengan pembagian kerja yang tidak baku, kualitas manajemen rendah, sumber daya alam dan sumber daya manusianya terbatas dan berkualitas rendah, aspek legalitas lemah, rendahnya penggunaan teknologidan kurang memperbaiki tampilan produk. Permasalahan tersebut menyebabkan tingginya persaingan usaha, lemahnya jaringan yang mendukung usaha, sulit bagi para pelaku usaha untuk menekan jumlah biaya yang dikeluarkan apabila pemasarannya sangat buruk, keuntungan yang diperoleh sedikit dan tidak memiliki banyak keunggulan yang kompetitif dalam pasar persaingan.
Tujuan dan Manfaat
- Merubah cara berpikir masyarakat Indonesia supaya tidak berpikir jangka pendek melainkan beralih ke investasi yang bersifat jangka panjang.
- Mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dalam bisnis khususnya Usaha Kecil Menengah (UKM).
- Mempersiapkan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk bersaing dengan produk-produk luar negeri.
- Menciptakan inovasi produk yang kreatif.
- Menambah produktifitas Usaha Kecil Masyarakat.
- Menimbulkan rasa cinta kepada produk dalam negeri.
BAB II
REKOMENDASI
Usaha Kecil Menengah di Indonesia
Pertumbuhan UKM terus meroket dari tahun ke tahun sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Berdasarkan data dari Dekopin, jumlah UKM di Indonesia berkembang pesat sejak tahun 2009 hingga tahun 2014 dari 110.470 unit menjadi 203.701 unit. Jumlah anggota UKM pun ikut berkembang dari 29,2 juta menjadi 35,2 juta. Sementara volume usaha meningkat dari Rp 82,21 triliun menjadi Rp 125,6 triliun.UKM pada saat ini menjadi tulang punggung negara, dari hasil wawancara dengan Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) menilai UKM mempunyai peranan yang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Hal ini terbukti sebanyak 2/3 angkatan kerja mampu diserap oleh sektor ini. Di negara tertinggal UKM mampu berkonstribusi sebesar 80% terhadap tenaga kerja dan menjadi kunci tumbuhnya suatu negara.
Solusi Terdahulu
UKM diharapkan mempunyai kemampuan untuk ikut memacu pertumbuhan ekonomi nasional sehingga UKM membutuhkan pelindung berupa kebijakan pemerintah seperti undang-undang dan peraturan pemerintah. Adanya regulasi baik berupa undang-undang dan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan UKM dari sisi produksi dan sisi perbankan, akan memacu peranan UKM dalam perekonomian.Manfaat dari regulasi tersebut dapat dilihat dari dua sisi, yakni dari sisi pemerintah sebagai pembuat regulasi dan dari sisi pengusaha sebagai obyek perizinan. Bagi pemerintah, perizinan diperlukan untuk menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat secara luas. Bagi pengusaha, perizinan seharusnya memberi manfaat sosial dan ekonomi. Pemerintah membuat kebijakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang terkait langsung dengan UKM yaitu telah dicangkannya tiga butir kebijakan pokok di bidang ekonomi.
Pertama, adalah peningkatan layanan jasa keuangan khususnya untuk pelaku UKM, yang meliputi perbaikan layanan jasa perbankan, pasar modal, multifinance, asuransi.
Kebijakan pokok kedua adalah peningkatan infrastruktur layanan jasa keuangan, berupa akses pasar, layanan penagihan dan pembayaran, kemudahan investasi dan menabung, serta dukungan umum atas pelaksanaan transaksi perdagangan.
Kebijakan pokok ketiga adalah meningkatkan kemampuan dan penguasaan aspek-aspek teknis dan manajemen usaha, pengembangan produk dan penjualan, administrasi keuangan, dan kewirausahaan secara menyeluruh.
Sasaran dan pembinaan usaha kecil adalah meningkatnya jumlah usaha kecil dan terwujudnya usaha yang makin tangguh dan mandiri, sehingga pelaku ekonomi tersebut dapat berperan dalam perekonomian nasional, meningkatnya daya saing pengusaha nasional di pasar dunia, serta seimbangnya persebaran investasi antar sektor dan antar golongan.
Usaha dalam menjamin kemajuan dan pengembangan UKM juga diprogramkan oleh Departemen Keuangan melalui SK Menteri Keuangan (Menkeu) No.316/KMK.016/1994. SK tersebut mewajibkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyisihkan 1-5% laba perusahaan bagi Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). Kewajiban BUMN untuk menyisihkan labanya 1-5% belum dikelola dan dilaksanakan dengan baik.
Solusi yang Direkomendasikan
- Memberikan permodalan terhadap Usaha Kecil Menengah
- Berkas-berkas untuk mengajukan peminjaman modal bisa dilakukan lewat online.
- Mempercepat proses pelegalan ijin usaha
- Pendampingan langsung terhadap Usaha Kecil dan Menengah
- Kontrol yang sistematis dari pemerintah
- Penghapusan pajak untuk Usaha Kecil Menengah yang membuka usaha
- Pelatihan yang disesuaikan dengan keadaan geografis serta sumber daya alam yang tersedia didaerah tersebut.
- Pelatihan manajemen dalam berbisnis.
Pihak-pihak yang Terkait
Menghadapi pasar bebas ASEAN 2015 Indonesia perlu menyiapkan Usaha Kecil Menengah dalam menghadapi persaingan dengan negara lain. Untuk menyiapkan hal itu, dibutuhkan suatu kebijakan yang dapat mewujudkan UKM agar menjadi tangguh dan mandiri serta dapat berkembang untuk mewujudkan perekinomian nasional yang kukuh.Kebijakan tersebut membutuhkan suatu sarana dari beberapa pihak-pihak, antara lain:
- Pemerintah melalui berbagai elemen seperti Departemen Koperasi, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Bappenas, BUMN juga institusi keuangan baik bank maupun nonbank.
- Para pemilik Usaha Kecil Menengah.
Langkah- langkah Strategi Implementasi
Untuk mengimplementasikan strategi yang bertujuan untuk mempersiapkan Usaha Kecil Menengah menghadapi pasar bebas ASEAN 2015, maka perlu dilakukan langkah- langkah antara lain:- Bersosialisasi kepada masyarakat Indonesia khususnya terhadap pengusaha besar maupun pengusaha kecil
- Membenahi sistem mengenai pelegalan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
- Memberikan bantuan modal kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
- Meningkatkan daya saing produk
- Meningkatkan laju ekspor dan menekan laju impor
- Perbaikan infrastuktur di Indonesia
KISAH NYATA..............
BalasHapusAss.Saya PAK.ANDRI YUNITA.Dari Kota Surabaya Ingin Berbagi Cerita
dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
internet dan menemukan nomor Ki Dimas,saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya dikasi solusi,
awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Dimas alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
Dimas Taat Pribadi di nmr 081340887779 Kiyai Dimas Taat Peribadi,ini nyata demi Allah kalau saya bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.
KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!
((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))
Pesugihan Instant 10 MILYAR
Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :
Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
dll
Syarat :
Usia Minimal 21 Tahun
Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda
Proses :
Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
Harus siap mental lahir dan batin
Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
Pada malam hari tidak boleh tidur
Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :
Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
Ayam cemani : 2jt
Minyak Songolangit : 2jt
bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt
Prosedur Daftar Ritual ini :
Kirim Foto anda
Kirim Data sesuai KTP
Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR
Kirim ke nomor ini : 081340887779
SMS Anda akan Kami balas secepatnya
Maaf Program ini TERBATAS hanya 5 orang.
DANA GAIP KIYAI DIMAS KANJENG TAAT PERIBADI